Monday, May 01, 2006

Demo hari buruh sedunia, 1 Mei 2006.


Kabarnya di hari buruh sedunia ini Jakarta akan diguncang demo buruh besar2an yang disentralkan di benduran HI. Makanya sejak semalam kawasan itu sudah dijaga oleh personil keamanan negara. Namun eksesnya dengan segera menyebar menjadi ´teror´ dari mulut ke mulut keseantero wilayah. Ambu ngantor tapi tak berani berseragam Hansip yang biasa dikenakannya di hari Senin. Bagaimanapun terasa suasana disekitar kawasan HI rada mencekam. Tadinya sih kukira perkantoran di Thamrin seputaran sentrum radius 2 Km akan lengang buat keselamatan jiwa dan hartabenda, karena sejak kemarin sudah ditenggarai bakalan anarkis diantaranya dengan pengrusakan Busway. Namun di jam 08:40 ternyata diajeng tetap melintasi nako buat ngantor. Meski mengenakan busana serba hitam, terkecuali kemeja putih berkelepak lebar hampir menyerupai kemeja disko. Bahkan anting goyang yang ekstra panjang juga logam kehitaman. Sekali ini rambutnya dibiarkannya tergerai. Semoga bukan firasat tanda berkabung saja ya jeng. Semoga selamat semuanya. Jangan juga kematian Pramudya Ananta Toer dijadikan alasan.

No comments: